Tampilkan postingan dengan label Friendship. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Friendship. Tampilkan semua postingan

Selasa, Juli 26, 2011

Sahabat, Tolong Aku

Sahabat...

Saat ini aku berada pada titik paling rapuh dalam hidupku.
Seakan berdiri di atas batu kecil yg dikelilingi jurang curam.
Aku tak bisa mundur, aku tak bisa maju.
Aku tau, aku memegang satu senjata, namun jika kugunakan, aku harus korbankan teman yg lain.
Bagaimana ?
Aku sepenuhnya sadar.
Jalan ini aku yg memilih, hingga aku sampai disini.
Aku berjalan beriringan dg teman yg lain, namun mungkin, aku lebih sering ada.
Hingga saat kesalahan itu ada, aku yg disalahkan.
Tapi itu bukan aku, sungguh.

Karena Persahabatan Itu Indah

begitu banyak cerita-cerita masa lalu,
yg menarik untuk dikenang,
meskipun mungkin sangat susah untuk diulang -

tawa lepas,
canda,
tangis,
bahagia,
kesalah pahaman,
benci,
amarah,
serta keharuan - kadang datang silih berganti tanpa permisi -

rasa senasib dan sejalan kadang membuat lupa bahwa suatu saat akan datang masa yg akan membuat semua tak lagi sama,
dan ini adalah waktunya -

Rabu, Mei 25, 2011

untuk malaikat bernama "sahabat"

Sahabat..

Tidakkah kau tahu,
Aku terlalu sunyi,
Perasaan ini begitu menyiksakan,
Bertemankan sepi dan Hening malam,
Berjauhan denganmu bukan kehendakku..

Tidakkah kau tahu,
Teriakku memanggil mu,
Kesepian ini membuat aku pilu,
Betapa aku merinduimu,
Ingin mendengar suaramu walau sekejap,
Cuma cukup mengobati laraku..

Saat terbenam matahari,
Hingga terbit fajar,
Perasaan ku tidak puas,
Mimpi indahku tak datang,
Resah dan gelisah membalut hiba,
Aku tak dapat tidur,
Seperti mereka yang kedamaian..

Kamis, Mei 12, 2011

untuk sahabat merah Qu

tahukah kamu,
bahwa setiap detik yg kau berikan begitu bernilai, terlebih bagi Qu,
bahwa setiap usaha yg kau lakukan begitu berharga..

aku tau, jalan Qt tak sama,
namun tetap saja, tujuan Qt satu -
aku tak mengerti,
rasa rasanya aku mendapati keputus asaan mulai hadir dan membelit setiap mimpi,
ingin memporak porandakan kukuh harapan,
dan aku tau,
keegoisan mulai menampakkan diri,
hingga semua acuh dan tak ingin lagi peduli -


Bagaimana ?

harus bagaimana kawan,
aku ungkapkan bahwa hati ini cemburu, ya hati ini telah cemburu,
miris rasanya jiwai, merana, sesak pun merajai,
saat Qu tau bahwa deretan memori itu masih tersimpan rapi disana,
sedang aku,
hanya diam terpaku, dan membuatmu berfikir bahwa aku tak pernah peduli,
memaksa bening bening itu keluar dari sarangnya,
dan semakin mengiris kalbu yg sungguh sangat ingin selalu ada saat kau butuh -