Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Minggu, Desember 04, 2011

Tuhan, aku cemburu

Tuhan, bolehkah aku cemburu ?
Pada jiwa-jiwa cantik yang mereka miliki.
Tuhan, bolehkah aku merasa iri ?
Pada kekuatan mereka menjaga hati.
Tuhan, bolehkah aku bersedih ?
Pada kelalaianku atas diri.
Tuhan, bolehkah aku menyesal ?
Pada sangkaan jiwa yang terlanjur terpatri.

Jumat, Oktober 28, 2011

Kalamullah ♥

Allah subhanAllaahu wa ta'alaa berfirman: "Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu Mengetahui." (QS. Al-Jumu'ah: 9)

Be Like an Orange !!

The Prophet (sallAllaahu 'alyhi wasallam) said :
The example of a believer, who recites the Qur’an and acts on it, is like an orange (utrujjah) which tastes nice and smells nice.
And the example of the believer who does not recite the Qur’an but acts on it is like a date that tastes sweet but has no smell

Selasa, Juli 26, 2011

Sebuah Pengharapan

Hening..
Senja ini kurasakan begitu damai,
Saat air wudhu mengalir di wajahku, jemari dan tanganku, ubun ubun kepalaku, telinga juga kakiku..
Senja ini kurasakan begitu indah,
Saat kuhadapkan diriku ke baitullah dg segenap niatan dari hati yg terdalam..

Haru..
Entah bagaimana ak berkata,
wahai Tuhanku,
ak ini begitu dhaif,
ruku'ku tampak tergesa, sedang sujudku jauh dari khusyu'
ak ini begitu lemah,
dan terlalu angkuh mengakui kesalahanku, terlalu ragu untuk memperbaiki..

Rabu, Mei 25, 2011

STOP Mengeluh ! START Bersyukur !

Mengeluh.
Ini memang sungguh sifat yg sangat manusiawi, yakin saja, saat ini setiap orang mengantongi sifat ini, namun dg pengaplikasian yg berbeda.
Mulai dari yg santun "sayangnya...", "kalau tidak begini, pasti begini", "seandainya tidak begini", etc, kata kata kasar "ah", "aduh", "b*d*h", "gi*a", etc, sampai kata kata globalisasi seperti "sh*t", "f*ck", "d*mn", etc pun ada.
Bagaimana pun bentuknya, tetap saja ia adalah keluhan.
Ku akui, sulit mengontrol keluhan keluhan itu, ia serta merta meluncur dari setiap bibir pada setiap kesempatan.
Lihat saja.
Sedikit merasa lelah, pasti disana ada "aduh capeknya".
Sedikit merasa kesulitan, pasti disana ada "susah amat sih".
Sedikit merasa kecewa, pasti disana banyak cercaan.
Sedikit merasa sakit, pasti disana ada "aduh", "kenapa sih aku sakit", bahkan "aku bosan hidup kalau begini terus" (astagfirullah)
Mengapa ?
Entahlah, aku pun tak mengerti, coba saja tuk pahami, tetap sama, aku tak mengerti.
Coba untuk sedikit memaknai, mengapa tak lihat dari sudut lain saja ? Dari posisi berbeda dimana keluhan berubah menjadi rasa syukur pada-Nya yang Esa.
Jika kita lelah, bukankah artinya kita telah berhasil melakukan sesuatu, mengerjakan sesuatu, apapun itu, maka bersyukurlah.
Jika menemui kesulitan, bukankah artinya Allah masih memberi jalan untuk menguatkan, menambah pengetahuan, mendewasakan, maka bersyukurlah.
Saat kita kecewa, Allah sedang menegur kita, bukankah artinya Allah sangat sayang pada kita, maka bersyukurlah.
Saat kita sakit, bukankah artinya Allah menggugurkan dosa dosa kita, maka bersyukurlah.
Kawan, tersenyumlah, kita gantikan gelapnya keluhan dg cerahnya rasa syukur, kita riuhkan kehidupan dg kegembiraan dan kasih sayang, bukan dg cercaan.

Allah loves Us ^^
semoga kita senantiasa menjadi hamba Allah yg bersyukur.

Kamis, Mei 12, 2011

An Understanding

b'Cz there are an understanding -

dalam kesempatan yg masih Allah berikan pada Qu,
dan dalam hembusan nafas yg masih menguatkan Qu,
dg kesadaran yg baru Qu dapati kemarin,
bahwa apa yg Qu rasakan pun dapat dirasakan oleh mereka -

Qu pikir aku benar benar seorang diri, menelaah setiap sisi kehidupan yg sebelumnya belum pernah kutemui,
Dan mengenal wajah wajah baru dg pribadi yg heterogen, yg sebagian dapat sejalan dan lainnya berbeda pemikiran,
Belajar memaknai bahwa keragaman adalah pelengkap, adalah penyempurna yg memberi warna..
mungkin saat ini ak berada di antara keduanya, di antara mereka yg menerima Qu apa adanya, juga ada yg menolak Qu dg caranya sendiri,
ak merasakannya,
memang, tak sepantasnya ak mengeluh pada apa yg telah diberikan Allah pada Qu,
namun hati ini tak dapat berdusta, bahwa ia sakit, bahwa ia terluka -

Rabu, Mei 11, 2011

Keajaiban al Qur'an

Ajaib tetapi benar !
Lihatlah sebagian hasil kajian seorang cendekiawan Islam terhadap kandungan Al-Quran . .
Bilangan tentang perkara yang disebutkan di dalam Al-Quran . .

DUNIA – 115 kali
AKHIRAT – 115 kali

MALAIKAT – 88 kali
SYAITAN – 88 kali

HIDUP – 145 kali
MATI – 145 kali

MANFAAT – 50 kali
KERUGIAN – 50 kali

UMMAH – 50 kali
PENYAMPAI – 50 kali

IBLIS : PENGHULU SYAITAN – 11 kali
MOHON PERLINDUNGAN DARIPADA IBLIS – 11 kali

Senin, April 25, 2011

Raudhah Al Muhibbin wa Al Musytaqin

Raudhah Al Muhibbin wa Al Musytaqin (Taman Orang-orang yang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu)

Sebagai seorang pengantin, wanita lebih cantik dibanding seorang gadis.
Sebagai seorang ibu, wanita lebih cantik dibanding seorang pengantin.
Sebagai istri dan ibu, ia adalah kata-kata terindah di semua musim dan dia tumbuh menjadi lebih cantik bertahun-tahun kemudian.


Syahdan, di Madinah, tinggallah seorang pemuda bernama Zulebid. Dikenal sebagai pemuda yang baik di kalangan para sahabat. Juga dalam hal ibadahnya termasuk orang yang rajin dan taat. Dari sudut ekonomi dan finansial, ia pun tergolong berkecukupan. Sebagai seorang yang telah dianggap mampu, ia hendak melaksanakan sunnah Rasul yaitu menikah. Beberapa kali ia meminang gadis di kota itu, namun selalu ditolak oleh pihak orang tua ataupun sang gadis dengan berbagai alasan.
Akhirnya pada suatu pagi, ia menumpahkan kegalauan tersebut kepada sahabat yang dekat dengan Rasulullah.
“Coba engkau temui langsung Baginda Nabi, semoga engkau mendapatkan jalan keluar yang terbaik bagimu”,  nasihat mereka.