harus bagaimana kawan,
aku ungkapkan bahwa hati ini cemburu, ya hati ini telah cemburu,
miris rasanya jiwai, merana, sesak pun merajai,
saat Qu tau bahwa deretan memori itu masih tersimpan rapi disana,
sedang aku,
hanya diam terpaku, dan membuatmu berfikir bahwa aku tak pernah peduli,
memaksa bening bening itu keluar dari sarangnya,
dan semakin mengiris kalbu yg sungguh sangat ingin selalu ada saat kau butuh -